scentivaid.com mycapturer.com

Hot Threads

Hubungan yang Harus Dihindari

INTRO
Sudah seminggu lebih Agus senyam-senyum sendiri menatap layar smartphone-nya. Gak tau di rumah, di kampus, di kamar, juga di dalam tabung gas, juned mulai resah dengan tingkah laku pasangan homonya itu. bukan!, yang itu gak jadi. Agus dan juned udah 23 tahun bersahabat, walaupun lebih terlihat kayak pasangan homo yang kurang gizi, over all mereka sahabat yang kompak, ngampus bareng, ngekos bareng, nyemilin ban bekas pun bareng.

"Mane aje lau brohh?” juned noyor kepala Agus tanda sayang.
“Lagi sibuk nih gue,” jawab Agus yang gak mau melepaskan pandangan dari ponsel Samsul-nya.
“Sibuk apaan? Pacaran atau makan kepiting pake sumpit?" kata Juned dengan penuh penekanan.
“Azz .. .. apaan sih. Gue beneran sibuk,” kilah Agus sambil ngisep lem Aibon.
“besok malam ngumpul di kampus, anak2 mau pada jenguk temen kelas kita.” Juned mengingatkan dan ikut ngisep lem Aibon.
“Yaah sorry gue gak bisa, bro. Gue mau first dating sama pacar baru gue. Kan lo tau gue udah tujuh tahun jomblo. Gue cabut duluan, ya. See you brohh!” kata Agus, lalu meninggalkan sahabat karibnya itu yang hanya menggelengkan kepala.

diatas hanya sebagian kisah betapa Cinta sukses membuat orang mabok Aibon, ada beberapa jenis hubungan asmara yang mesti "dihindari" nih gan n' rosis, dihindari disini bukan berarti disudahi ya.

1.       Long Distance Relationship

Perlu gue jelasin dulu deh, Long Distance Relationship atau lebih gaol disebut LDR ini adalah jenis hubunganan asmara dimana masing masing pemerannya terpisah sama jarak, beruntungnya cuma beda kota, tapi gak sedikit juga yang beda negara, beda benua bahkan beda tata surya.oke yang terahir gw becanda. Beruntunglah kalian yang menjalani LDR hanya beda kota, at least kalian bisa ketemuan 1 bulan sekali bahkan lebih.
LDR ini seperti minyak tanah, masalah sekecil apapun bakalan menjadi besar jika pemeran LDR ini lagiBadmood, for example : ketika Itu Jakarta 12 Mei 1998 (iya emang kelamaan tapi bodo amat) Si Cewe seharian gak ngasih kabar, sebagai mahluk pemakan umbi-umbian si Cowo pun SMS si Cewe :
Co : Kamu Dari mana aja ??
Ce : Aku sibuk kuliah seharian ini, NGERTIIN DONK !!

padahal si Cowo berniat nanyain dengan nada sayang, tapi karena si Cewe lagi Badmood dan mereka LDR mungkin si Cewe bacanya kayak gini "KAMU DARI MANA AJA SIHH PRETT!!!". Rumit? rumit pasti, ngantuk? bobok gihh. Tapi sebagian pasangan terpaksa menjalaninya karena tuntutan kerja, pendidikan ataupun gara2 perang di Lebanon.

2.       Backstreet Relationship

Mungkin klasik sihh jenis hubungan ini but for your information masih banyak yang terpaksa ngejalaninya loh. Backstreet adalah hubungan yang dijalani secara diam-diam tanpa diketahui sama ortu, temen, kantor, atau siapa pun yang gak menghendaki hubungan kalian, hubungan ini sukses bikin pemerannya serba salah.
Tapi kalian jangan underestimate dulu biasanya pemerannya bakalan berusaha mati matian buat bertahan karena masing-masing mereka punya ego yang cukup strong buat ngebuktiin cinta mereka, saran gue sih kalian secepatnya memproklamirkan hubungan kalian, gampang kok caranya lo tinggal bikin press release aja, terus bikin jumpa fans besar besaran, setaun kemudian lo pun menikah, setaun kemudian lo punya anak and the next year lo pun punya cucu, dan kalo itu terjadi berararti lo gagal mendidik anak lo sampe-sampenya menikah dini di usia 1 tahun wahahaha.

3.       love in Different Religion

Kata orang jodoh itu ada ditangan Tuhan, terus gimana kalo definisi Tuhan kita berbeda?, pertanyaan semacam ini membuat otak kita terasa gak berguna. Cinta emang gak tau diri kadang datang pada dua mahluk yang secara ketuhanan, keagamaan, dan budaya mereka gak pantas bersatu. Cinta beda agama lebih baik lo hindari deh, kenapa sih gan? Secara Hukum Administrasi di Indonesia emang gak boleh pemirsa, setiap pasangan yang daftar ke KUA ya harus satu agama dulu, kejam? emang, ngantuk? udah gue bilang klo ngantuk bobok sana.

4.       Love in Duniamaya Relationship

Gue bingung dah mau ngomongin hubungan macam ini dari mana. In reality masih banyak manusia manusia penuh dosa yang ngejalaninya, gue gak faham kenapa hal ini bisa terjadi, you know: jatuh cinta via sosial media, gue takutnya lama lama ada yang cerai via sosial media, isi form cerai sendiri, sidang sendiri, geprint akta cerai sendiri dan resmi cerai, padahal nikah aja belum. Baiknya Love in Duniamaya Relationship ini lo hindari deh karena banyak negatifnya, hubungan asmara ini bakalan mengurangi Social Skill lo, selebihnya buat pihak cewe juga sangat rawan kejahatan asusila.

5.       Cinta Beda Spesies

yang jelas hubungan jenis ini harus dihindari, kenapa? jelas kalian gak bakalan bisa bersatu, lo dan pasangan lo gak bisa saling memberi, for example: cinta antara manusia dan kompor gas, emang sih kompor gas bisa ngasih kehangatan, tapi apa kompor gas bisa nerima cinta yang lo kasih, bahkan si kompor gas pun gak bakalan ngerti keberadaan lo, orang tua kalian gak bakalan setuju, gue harap kalian mengerti keadaan ini sebelum Tuhan marah, kecuali emang otak lo gesrek.

Belajar Dari Kehidupan Daun Yang Jatuh Ke Tanah

“Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan, mengikhlaskan semuanya.

 
(images from www.google.com)

Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus.
Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan. Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawa pergi entah kemana.”

Daun Kering Ini Tak Akan Pernah Membenci Anginnya

(images from www.google.com)

Daun daun kering yang jatuh ke tanah tentu tidak akan menarik perhatian kita yang berjalan di dekat pohon yang menggugurkannya.Sebab memang secara lahiriah tidak ada yang ada istimewa untuk dilihat.

Akan tetapi dari daun daun kering itu sebenarnya kita bisa belajar beberapa hal:

1. Daun daun kering yang jatuh dan sengaja digugurkan oleh sang pohon , adalah pertanda bahwa sang pohon sedang melakukan proses penyesuaian diri terhadap kondisi lingkungan yang tiba tiba tidak banyak.menyediakan air baginya.Ini dilakukannya sepanjang masa kemarau sampai datang musim hujan.
Daun daun itu sengaja digugurkan untuk mengurangi hilangnya atau penguapan banyak air dari dalam tubuh pohon itu yang semakin kesulitan mendapatkan air ketika memasuki musim kemarau sehingga dengan cara tersebut pohon itu bisa terus hidup sampai datang musim mudah memperoleh air.
Dalam situasi kehidupan kita yang semakin berat bisakah kita mampu melepaskan segala sesuatu yang bisa menolong kita dari penguapan (pemborosan) sumberdaya yang kita miliki.Sebab dengan cara itu kita akan sanggup melewati masa masa berat dalam hidup.

2. Pada musim susah air (kemarau) pohon lebih memilih daun untuk digugurkan ,dan terus mempertahankan akarnya dalam situasi berat itu , karena memang akarlah yang bisa mencarikan air baginya untuk tetap hidup.

(images from www.google.com)

Kalau lah kita harus mengambil keputusan sulit dalam hidup ini , untuk bisa mempertahankan keberadaan diri dalam situasi kehidupan yang sangat berat, apakah kita bisa dengan tepat memutuskan untuk mempertahankan sebagian yang kita miliki agar dengannya kita terus bertahan hidup.
Dalam badai kesulitan hidup.yang begitu kuat menghantam kita, mungkin kita terpaksa kehilangan harta , kolega bahkan berpisah dari keluarga, tetapi kita harus tetap mempertahankan iman , cara berpikir dan bersikap positif serta seluruh karakter mulya kita agar tetap bisa bertahan hidup , bahkan sanggup tetap berprestasi.

3. Pada musim air mudah didapatkan lagi, maka pohon kembali menumbuhkan daun baru agar bisa membantunya mengelola memanfaatkan cahaya matahari sebagai energi baginya dalam proses yang dikenal dengan fotosintesis.

(images from www.google.com)
 
Bisakah kita juga berlaku bijak seperti itu ? Melakukan kembali sebuah pekerjaan yang tadinya kita tinggalkan karena keterbatasan sumberdaya yang dibutuhkan, dan baru melakukannya lagi ketika sudah belimpah sumber daya dengan cara mengajak kembali orang orang yang kompeten bekerja lagi bersama kita.

(images from www.google.com)

1.Daun yang jatuh tidak pernah membenci angin

2.Daun tidak pernah berusaha melepas kan diri dari ranting (Kita tidak mungkin membebaskan diri dari masalah, karena masalah adalah penghormatan kepada kita)

3.Daun yang seperti diam tapi punya stomata dan akan selalu menurut dengan arah angin

4.Daun itu dapur nya tumbuhan

5.walaupun daun telah berpisah dengan ranting nya tapi daun tetap bisa memberikan manfaat untuk lingkungan sekitar nya.

Daun selagi hijau bermanfaat bagi yang hidup dan sudah rontok ketanah juga masih bermanfaat untuk kehidupan

Ciloteh Tanpa Suara - Belajar Dari Kehidup Daun Yang Jatuh Ke Tanah

(images from www.google.com)
 
Waktu pagi tadi, saat saya melihat tanaman di halaman rumah sehabis ditimpa hujan kemarin malam terlihat masih ada tetes air yang melekat pada daun yang telah lama tidak terkena air hujan.

Sehelai daun adalah organ penting sebuah tumbuhan. Daun mampu memenuhi kebutuhan energi dirinya, menjadi dapur makanan bagi sebuah pohon tempatnya tertancap, dan mampu memberikan kesejukan bagi udara disekitarnya. Daun mampu melakukan semua itu secara kodrati.

Daun mampu menyesuaikan diri dengan kondisi alam sekitarnya. Saat musim kering, daun rela menggugurkan diri untuk menjaga air tanah tidak menguap sehingga tanaman tetap hidup. Pada daerah padang pasir, daun berbentuk ramping dan memiliki lapisan kutikula yang tebal sehingga air dalam sel-selnya tidak mudah menguap.

Kehidupan itu harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup itu harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup itu harus memahami, pemahaman yang tulus. Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan, serupa dengan fungsi helai-helai daun yang memiliki dan mempunyai sesuatu, hingga pada akhirnya ia harus gugur dan jatuh ke tanah, lepas dari batang pohon yang kokoh sekalipun. Melayang mengikuti angin sebagai takdirnya. Entah ia jatuh pada tanah gersang, tanah subur, tanah berbatu, atau di atas jalanan, hingga ia langsung terlindas kendaraan-kendaraan yang lewat. Entah ia jatuh di atas permukaan air yang menghanyutkannya dan entah sampai kapan ia harus terhanyut. Semuanya entah, hingga mentari tidak bisa lagi membantunya membentuk klorofil-klorofil bagi daun-daun gugur itu.

Demikianlah filosofi daun. Daun itu hijau, indah, menghidupi dan menyegarkan. Dengan sifat-sifatnya yang berperan besar dalam penyelamatan bumi, maka berbagai upaya penyelamatan bumi disebut sebagai aktivitas hijau. Semakin banyak daun tumbuh, semakin hijau bumi dibuatnya, semakin nyaman bumi untuk ditinggali. Yang perlu diingat, bumi ini bukan warisan, melainkan kita meminjamnya dari anak-cucu dan penerusnya. Karena alasan itu, tentunya kita harus mengembalikan dalam kondisi sebaik mungkin pada saatnya kelak mereka hadir di bumi.

(images from www.google.com)

(images from www.google.com) 

Jangan Lakukan 5 Hal Ini Kalau Nggak Mau Reputasimu Rusak Gara-Gara Sosmed!

Nggak mau kan reputasimu jatuh gara-gara salah beraktivitas di media sosial? udah banyak kasus nya, you know lah.

Memiliki media sosial memiliki keuntungan sekaligus kerugian. Di satu sisi, kamu bisa memberikan dan mendapatkan informasi positif dari media sosial atau forum seperti kaskus, namun di sisi lain juga kamu bisa saja terhasut untuk melakukan hal yang tidak baik. Untuk itu, kamu harus pastikan tidak melakukan hal-hal berikut ini jika tidak ingin reputasimu jadi buruk gara-gara media sosial.

1. Menuliskan Alamat Rumah Secara Lengkap

(images from www.google.com)

Media sosial tidak hanya dihuni oleh orang-orang positif yang serius, tapi bisa juga diisi oleh orang-orang iseng. Jadi, hindari mencantumkan alamat rumah secara lengkap jika kamu tidak ingin jadi "objek penderita" kelakuan orang iseng. negative thingking emang gak bagus , tapi belajar negative thingking dari seorang TNI, kalo dapet misi pasti berfikir pait.

2. Menulis Kata-Kata Kasar

(images from www.google.com)

Meskipun media sosial merupakan wahana penyaluran setiap penggunanya, namun media sosial bukanlah buku harian. Kamu tetap perlu menjaga reputasimu dengan menghindari mengeluarkan kata-kata kasar di saat kamu sedang dalam keadaan marah ataupun kesal. dewasa dikit kalo nulis status atau bales komentar.

3. Mengumbar Foto yang Tidak Semestinya

(images from www.google.com)

Lagi-lagi, media sosial merupakan pencitraan diri kita di hadapan publik. Jika kamu memajang foto yang tidak semestinya di media sosial, maka akan banyak orang yang beranggapan buruk tentang kamu. Bisa-bisa, kamu dipecat gara-gara dianggap mencemarkan nama baik perusahaan, lho.

4. Curhat

(images from www.google.com)

Oke, sekadar bilang "Rese banget nih tukang ojek. Udah dibayar, tapi nggak datang lagi." Itu sih masih oke. Tapi kalau sudah curhat berlebihan sampai memperlihatkan pada semua orang apa yang terjadi dalam kehidupan pribadimu itu sudah di luar batas wajar. Jadi, hindari melakukan usaha curhat yang berlebihan di media sosial, ya.

5. Spamming

(images from www.google.com)

Siapa sih yang suka kalau media sosialnya disibuki dengan pesan dari orang yang nggak jelas? Untuk itu, hindari mengirimkan spam kepada teman-teman di media sosial kalau kamu nggak mau reputasimu jadi buruk di hadapan publik. apa lagi di forum seperti kaksus , so say no to spam.

So Bijak lah dalam menggunakan media sosial , media sosial memang asik tapi lebih asik sosialisasi bersama teman teman.

Fakta Keliru Tentang Tanaman Rafflesia

5 fakta keliru tentang rafflesia ini mengungkap kesalahan-kesalahan persepsi terkait Rafflesia yang berkembangan di masyarakat.
Meskipun rafflesia arnoldii atau bunga padma raksasa sangat terkenal bahkan ditetapkan sebagai salah satu dari tiga bunga nasional Indonesia, faktanya tidak sedikit kekeliruan persepsi yang berkembang di masyarakat.

Namun tampaknya beberapa fakta keliru ini perlu diungkap kembali untuk mempertegas sehingga kesalahan persepsi dalam masyarakat ini akan terkurangi. Karena tentunya menjadi sebuah ironi jika kita sendiri salah mengenali salah satu kekayaan alam Indonesia ini. Berikut adalah fakta-fakta salah tentang rafflesia.

Rafflesia Sama Dengan Bunga Bangkai

(images from www.google.com)

Fakta di masyarakat, tidak sedikit yang beranggapan bahwa rafflesia dan bunga bangkai adalah jenis tumbuhan yang sama. Atau menganggap rafflesia adalah nama lain dari bunga bangkai. Persepsi ini salah. Meskipun sama-sama mengeluarkan bau busuk, keduanya merupakan jenis yang berbeda. Bukan hanya di tingkat jenis (spesies) bahkan tumbuhan ini sudah berbeda di tingkat ‘kelas’. Rafflesia (Rafflesia spp.) merupakan dari kelas Magnoliopsida, sedangkan bunga bangkai (Amorphophallus spp.) anggota kelas Liliopsida.

Perbedaan secara fisik, jika rafflesia mempunyai bentuk bunga melebar, maka bunga bangkai memiliki bunga yang menjulang tinggi ke atas. Jika rafflesia merupakan tumbuhan endoparasit, maka bunga bangkai merupakan tumbuhan seutuhnya yang berkembang dari umbi.

Rafflesia, Tumbuhan Pemakan Daging


(images from www.google.com)
 
Oleh sebagian masyarakat rafflesia dianggap sebagai tanaman pemakan serangga layaknya kantong semar. Faktanya, kedua antara rafflesia dan kantong semar (Nepenthes spp.) memang sama-sama mengeluarkan bau untuk menarik serangga. Bedanya, bau yang dikeluarkan oleh kantong semar ditujukan untuk memikat serangga agar terperangkap untuk kemudian dicerna.

Namun pada rafflesia berbeda. Bau tersebut ditujukan untuk menarik perhatian serangga untuk membantu proses penyerbukan. Dalam satu bunga rafflesia hanya terdiri benang sari atau putik saja. Sehingga agar terjadi penyerbukan antara benang sari dan putik, tumbuhan ini membutuhkan bantuan serangga lalat yang hingga dari satu bunga ke bunga lainnya.

Menurut para ahli, keberhasilan pembuahan pada rafflesia sangat kecil lantaran belum tentu terdapat dua bunga rafflesia berbeda kelamin yang mekar bersamaan di tempat yang berdekatan.

Rafflesia Tumbuh di Atas Tanah
Anggapan bahwa rafflesia tumbuh di atas tanah adalah keliru. Faktanya, rafflesia adalah tumbuhan endoparasit. Rafflesia tumbuh di dalam batang liana (tumbuhan merambat) dari genus Tetrastigma. Masa pertumbuhan bunga ini memakan waktu sampai 9 bulan di dalam batang inang. Sedangkan masa mekarnya hanya 5-7 hari. Setelah itu rafflesia akan layu dan mati.

Tumbuhan ini tidak memiliki batang, akar, maupun daun. Karena tidak memiliki daun tumbuhan ini tidak mampu melakukan fotosintesis untu memproduksi makanan. Nutrisi yang dibutuhkan bunga ini diambil dari pohon inangnya. Sehingga jika pohon inangnya mati, maka rafflesia juga akan mati.

Rafflesia Hanya Ada Satu Jenis

(images from www.google.com)
Rafflesia hanya satu jenis saja Jenis rafflesia yang umumnya dikenal adalah Rafflesia arnoldii. Jenis ini kerap kali dianggap sebagai satu-satunya spesies rafflesia. Padahal faktanya, terdapat hingga 20-an jenis rafflesia di seluruh dunia. Dari jumlah spesies tersebut, 15 spesies diantaranya hidup di Indonesia. Beberapa jenis rafflesia diantaranya adalah :

Rafflesia arnoldii

Rafflesia baletei

Rafflesia borneensis

Rafflesia cantleyi

Rafflesia gadutensis

Rafflesia hasseltii

Rafflesia horsfieldii

Rafflesia keithii

Rafflesia kerrii

Rafflesia leonardii

Rafflesia lobata

Rafflesia manillana

Rafflesia micropylora

Rafflesia mira

Rafflesia patma

Rafflesia philippensis

Rafflesia pricei

Rafflesia rochussenii

Rafflesia schadenbergiana

Rafflesia speciosa

Rafflesia tengkuadlinii

R. arnoldii merupakan spesies rafflesia dengan bunga terbesar (diameter mencapai 1 meter dengan berat 10 kg). Sedangkan rafflesia terkecil adalah R. manillana (diameter hanya 20 cm) yang ada di kepulauan Filipina.

Penemu Rafflesia adalah Stamford Raffles


(images from www.google.com)
Rafflesia ditemukan oleh Stamford Raffles Genus tumbuhan ini dinamai Rafflesia, mungkin lantaran itu kemudian persepsi mayarakat menganggap Gubernur Jendral Sir Thomas Stamford Raffles sebagai penemu tanaman ini. Faktanya, bunga Rafflesia arnoldii ditemukan oleh pemandu yang bekerja pada Dr. Joseph Arnold di tahun 1818.

Dr. Joseph Arnold memang bekerja dalam tim ekspedisi di bawah Stamford Raffles. Nama ilmiah Rafflesia arnoldii merupakan gabungan dari nama Thomas Stamford Raffles sebagai pemimpin ekspedisi dan Josep Arnold sebagai penemu bunga.

Nah udah tau kan persepsi salah mengenai Tumbuhan asli Indonesia, Rafflesia Arnoldi Semoga bisa makin menambah pengetahuan kita semua ya gan.

10 Peribahasa Terpopuler Indonesia

Sebelumnya, apa sih peribahasa itu? Untuk kita yang pernah mengenyam pendidikan di bangku SD, mungkin salah satu materi pelajaran yang tidak kalah uniknya adalah mengenai peribahasa. Bagi yang mau penyegaran, ane copas pengertiannya dari kamus besar Bahasa Indonesia online:

peribahasa/pe·ri·ba·ha·sa/ n 1 kelompok kata atau kalimat yg tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu (dl peribahasa termasuk juga bidal, ungkapan, perumpamaan); 2 ungkapan atau kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku. Sumber

Rasa sungkan untuk mengutarakan sesuatu secara gamblang bagi masyarakat Indonesia seringkali diakali dengan penggunaan peribahasa. Berikut 10 peribahasa terpopuler yang sering digunakan menganalogikan fenomena kehidupan sehari-hari versi jajak pendapat Litbang KORAN SINDO.

Tong Kosong Nyaring Bunyinya

Tong kosong nyaring bunyinya menjadi peribahasa cukup populer dan sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Bak sebuah tong tanpa air, jika di pukul akan kencang suaranya. Berbeda dengan tong yang terisi air. Jika dipukul maka suaranya tidak begitu nyaring. Hal ini di umpamakan bagi seseorang yang banyak berbicara tapi ternyata miskin ilmu. Peribahasa ini bisa dijadikan sebuah sindiran kecil bagi seseorang.

Besar Pasak Dari Pada Tiang

Besar pasak dari pada tiang memiliki makna orang yang tidak mampu mengontrol keuangan. Dengan kata lain, lebih banyak pengeluaran dari pada pemasukan. Peribahasa ini memang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari terkait kondisi finansial seseorang.

Ada Udang Dibalik Batu

Seseorang yang melakukan sesuatu tapi memiliki niat terselubung bisa diartikan seperti ada udang di balik batu. Sebenarnya peribahasa ini bisa bermakna negatif. Sebab sering kali jika ada orang menolong belum tentu tulus dan ikhlas membantu, melainkan ada niat buruk di dalamnya ataupun meminta imbalan. Peribahasa ini sekaligus mengajarkan kita untuk membantu seseorang dengan ikhlas.

Jauh di mata Dekat di Hati

Ungkapan jauh dimata dekat di hati sering diucapkan oleh pasangan yang sedang menjalani Long Distance Relantionship (LDR) atau hubungan jarak jauh. Peribahasa ini bisa diartikan walau jarak dan waktu memisahkan, tapi tetap merasa dekat karena selalu ada dalam pikiran dan hati yang saling terpaut. Saking terkenalnya peribahasa ini, banyak musisi yang membuat lagu dengan memasukan peribahasa ini ke dalam lirik. Misalnya musisi sekaligus pencipta lagu kondang Melly Goeslaw dengan judul lagu Jika.

Sepandai-pandainya Tupai Melompat, Sekali Waktu Jatuh Juga :
Sepandai-pandainya tupai melompat, sekali waktu jatuh juga. Peribahasa ini diartikan di dunia ini tidak ada yang sempurna dan manusia tidak luput dari kesalahan. Peribahasa ini adalah sebuah ungkapan merendah bahwa manusia memang terkadang suka melakukan kesalahan. Tidak terlepas siapapun dia, status sosialnya, kaya atau miskin pastilah pernah melakukan kesalahan.

Karena Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga:
Terkadang kita sering mengalami satu kesalahan kecil namun berdampak sangat luas bahkan hingga dapat merusak keseluruhan. Hal ini sama dengan peribahasa karena Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga. Ungkapan ini sebenarnya dapat mengajarkan kita untuk lebih hati-hati, lebih teliti, dan lebih detail dalam melihat sesuatu sehingga tidak ada satu kesalahan kecil yang akan merusak semuanya.

Berat Sama Dipikul, Ringan Sama Dijinjing:
Ungkapan Berat Sama Dipikul, Ringan Sama Dijinjing biasanya sering diungkapkan untuk teman setia, walaupun sebenarnya ungkapan ini bisa bermakna lebih luas daripada hanya untuk seorang teman. Pada dasarnya, berat sama dipikul ringan sama dijinjing dapat diartikan bahwa dalam situasi sedih atau senang, semua harus ditanggung bersama. Peribahasa ini juga bisa dikaitkan dengan Teamwork atau kerjasama tim.

Bagai Pungguk Merindukan Bulan: 
Ada beberapa hal yang tidak bisa dipaksakan. Hal ini sejalan dengan peribahasa Bagai Pungguk Merindukan Bulan. Yang artinya adalah mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin bisa terjadi. Biasanya, peribahasa ini digunakan dalam kasus percintaan, misalnya seperti seseorang yang cintanya bertepuk sebelah tangan. 


Bagaikan Burung dalam Sangkar:
Bayangkan seekor burung yang hidup dalam sangkar. Tidak bisa terbang bebas. Hanya terperangkap dalam sebuah sangkar. Peribahasa ini menggambarkan seseorang yang hidupnya penuh dengan aturan, merasa terkekang dan tidak memiliki kebebasan. Peribahasa ini menjadi sebuah penggambaran bagi sebagian orang yang merasa hidupnya tidak punya kebebasan akan dirinya sendiri.

Berakit Rakit ke Hulu, Berenang Renang ke Tepian
Peribahasa Berakit Rakit ke Hulu, Berenang Renang ke Tepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian dapat diartikan bahwa untuk mencapai suatu kesuksesan seseorang harus mau bekerja keras. Tak bisa seseorang hanya mengandalkan cara instan untuk meraih suatu kesuksesan. Butuh proses belajar dan berjuang. Orang yang biasa melalui rintangan-rintangan bisa memetik hasil yang baik pula.

Hasil Survey
Tong Kosong Nyaring Bunyinya 23%
Besar Pasak Daripada Tiang 17% 
Ada Udang di Balik Batu 13% 
Jauh di Mata Dekat di Hati 7% 
Sepandai-pandainya Tupai Melompat,Sekali Waktu Jatuh Juga 6% 
Karena Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga 6% 
Berat Sama Dipikul,RinganSama Dijinjing 6% 
Bagai Pungguk Merindukan Bulan 5% 
Bagaikan Burung dalam Sangkar 4% 
Berakit Rakit ke Hulu,Berenang-Renang ke Tepian 4%

Peribahasa yang menduduki peringkat pertama ternyata adalah peribahasa yang mencerminkan seseorang yang 'banyak bicara' tapi 'minim prestasi'. Bisa dibilang, peribahasa ini lebih mirip 'sindiran' untuk orang-orang yang bersangkutan. Nah, di peringkat terakhir, justru duduk si peribahasa yang 'mendorong' kita semua untuk bekerja keras terlebih dahulu, dan silahkan bersenang-senang kemudian. Bukankah seharusnya peribahasa tersebut adalah yang harus duduk di peringkat pertama...??? Bukan tanpa alasan 'tong kosong nyaring bunyinya' menang di survey ini, salah satu alasan yang memungkinkan adalah frekuensi peribahasa tersebut diucapkan dalam kehidupan sehari-hari. Di lain sisi, semakin jarang sesuatu diucapkan, sesuatu tersebut bisa-bisa tidak populer. Benarkah 'kerja keras lalu bersenang kemudian' ternyata sudah tidak melekat di hati...??? Benarkah 'banyak tingkah dan minim prestasi' lebih mencerminkan kehidupan saat ini...???

Nostalgia Pelajaran Bahasa Indonesia
*Fakta Peribahasa Pengertian menurut Kamus Bahasa Indonesia (Badudu-Zain 1994) 
Kelompok kata atau kalimat yang menyatakan suatu maksud, keadaan seseorang, atau hal yang mengungkapkan kelakuan, perbuatan atau hal mengenai diri seseorang. Peribahasa mencakup ungkapan, pepatah, perumpamaan, ibarat, tamsil. 

Jenis 
-Simpulan bahasa 
-Perumpamaan 
-Pepatah 
-Bidalan 
-Perbilangan 
-Kata-kata hikmah 
-Bahasa kiasan 

-Ungkapan 
Merupakan peribahasa berbentuk kelompok kata yang maknanya tidak dapat diturunkan dari makna kata-kata yang membentuknya. 
Contoh: buah tangan, panjang tangan, jantung hati, pahlawan kesiangan, harga mati, jual mahal, kabar angin, kambing hitam, meja hijau dan lain-lain. 

-Bidal 
Peribahasa yang mengandung nasihat, sindiran, atau peringatan. 
Contoh: malu bertanya sesat di jalan, berkata peliharakan lidah. 

-Perumpamaan 
Peribahasa yang mengandung perbandingan. Perumpamaan biasanya didahului dengan kata bagai, bak, umpama, seperti, dan lain-lain. 
Contoh: Bagai api dengan asap. Artinya : Tidak dapat dipisahkan. 

-Pepatah 
Pepatah adalah peribahasa yang mengandung nasihat atau ajaran dari orang tua. Ia berkait rapat dengan adat istiadat, undang-undang atau peraturan masyarakat. 
Contoh: Hancur badan dikandung tanah, budi baik dikenang jua artinya budi baik seseorang itu jangan dilupakan. 

-Pameo 
peribahasa yang berupa semboyan, berfungsi untuk mengobarkan semangat/menghidupkan suasana. 

-Gaya Bahasa/majas 
Gaya bahasa atau adalah pengungkapan perasaan atau pikiran dengan menggunakan pilihan kata atau kalimat tertentu. Dengan cara itu, kesan dan efek yang ditimbulkannya dapat dicapai semaksimal mungkin. 
Contoh: Majas Personifikasi: Nyiur melambai di tepi pantai. 

-Idiom 
Idiom atau disebut juga dengan ungkapan adalah gabungan kata yang membentuk arti baru di mana tidak berhubungan dengan kata pembentuk dasarnya. Berikut ini adalah beberapa contoh idiom dengan artinya 
Contoh: cuci mata = cari hiburan dengan melihat sesuatu yang indah. 

*Khasanah Peribahasa Daerah 

Peribahasa Jawa:
“Mburu uceng kelangan dheleg” (mengejar uceng malah kehilangan dheleg) artinya ketika mencari yang kecil justru kehilangan yang lebih berharga. 

Peribahasa Aceh:
“Meunyo hana siwah di Blang darut canggang jeut ke raja”. Maknanya seorang yang belum layak jadi peminpin. Mungkin karena ilmu kurang atau pengalaman tapi karena tidak ada orang lain yang memenuhi kriteria yang ideal. 

Peribahasa Ambon:
“labu jua ada hati!” artinya sekeras-kerasnya orang Ambon, mereka masih punya nurani. 

Peribahasa Bali:
“Berag-beragan gajahe, masih ada mulukne” (Sekurus-kurusnya gajah, masih saja ada gemuknya) artinya seorang yang kaya, walaupun ia jatuh sekalipun toh masih ada kekayaannya. 

Peribahasa Batak:
“Aek godang do aek laut Dos ni roha do sibaen nasaut” artinya Air sungai air laut Kesepakatan hati membuat semua terlaksana

Peribahasa Bugis:
“Taro ada taro gau” (Seia sekata antara kata dan perbuatan). Maknanya konsistensi perbuatan dengan apa yang telah dikatakan 

Peribahasa Madura:
“asel ta’ adhina asal” artinya meski kaya tetapi tetap bersikap sederhana 

Peribahasa Makassar :
“Ku alleangi tallanga na toalia” (Lebih baik tenggelam dari pada kembali (latar belakang kata tersebut dari seorang pelaut yang telah berangkat melaut). Maknanya ketetapan hati kepada sebuah tujuan yang mulia dengan taruhan nyawa. 

Peribahasa Minang :
“Anak nalayan mambaok cangkua, mananam ubi ditanah darek. Baban sakoyan dapek dipikua, budi saketek taraso barek “ artinya beban yang berat dapat dipikul, tetapi budi sedikit terasa berat. 

Peribahasa Sunda:
“Abong biwir teu diwengku, abong letah teu tulangan” artinya berbicara seenaknya saja; berkata tidak mempertimbangkan baik-buruknya.

SEO FRIENDLY, MOBILE FRIENDLY, HIGH SPEED, NO JUNK, NO SPAM, BERMANFAAT, BERGUNA, MANDIRI.

Featured Content