scentivaid.com mycapturer.com

Hot Threads

Kriteria pacar yang diterima orang tua

Jika Pacarmu Sudah Memenuhi 10 Kriteria Ini, Restu Orangtua Akan Dengan Mudah Kalian Kantongi!
Sebagai orang yang mengandung dan membesarkan kita sekian lama orangtua tentu merasa punya kewajiban mengantarkan kita ke gerbang kedewasaan yang kerap ditandai dengan sebuah pernikahan. Kebebasan tentu mereka berikan, namun sebagai anak kita baru bisa melangkah tenang setelah ada restu dan keikhlasan.

Wajar saja jika orangtua memiliki kriteria yang wajib dipenuhi oleh calon pasangan putra-putrinya. Bukan karena tidak rela, hanya saja mereka tentu tak ingin kita hidup tidak nyaman setelah lepas dari atap mereka.

Berikut ini adalah jawaban-jawaban dari pembaca tentang syarat wajib dari orangtua mengenai kriteria calon suami atau istri bagi anak mereka. Kira-kira syarat apa saja sih yang seringkali diminta oleh para orangtua yang wajib dituruti oleh anak-anaknya dalam mencari calon suami atau istri? Sudahkah ini dimiliki oleh calon pasanganmu? Simak yuk!

1.       Agama adalah sebuah pondasi dari sebuah rumah tangga

Tak hanya mencari pasangan yang memanggil Tuhan dengan sebutan yang sama, tapi pastikan dia juga kokoh imannya. Di Indonesia, mayoritas sepakat bahwa pasangan yang menikah sudah sepatutnya memiliki agama yang sama. Bahkan negara ini pun tak menyediakan tempat bagi warganya yang ingin menikah beda agama. Menikah beda agama menjadi hal yang masih dianggap tabu di masyarakat kita. Banyak kerumitan yang pasti akan di hadapi. Mulai dari persoalan pernikahan, masalah antara keluarga kedua belah pihak, hingga masa depan anak-anaknya nanti.

Tapi tak cukup hanya seiman, orangtua juga akan lebih rela untuk melepaskan anak-anaknya kepada dia yang punya pengetahuan agama yang baik. Orangtua yakin bahwa agama adalah pondasi bagi sebuah keluarga. Jika seorang suami atau istri yang memiliki keimanan yang baik, orangtua percaya bahwa keluarganya memiliki tujuan dan pedoman yang kuat, dan tentu akan selalu dalam perlingungan Tuhan YME. Karena itulah, demi kebaikan keluarga anak-anaknya kelak, orang tua menginginkan dan mewajibkan anak-anaknya untuk menikah dengan sesorang yang seiman.

2.       Tak ada orangtua yang ingin anaknya hidup kekurangan

Pasanganmu kelak harus punya tanggung jawab menjamin kehidupan finansial di masa depan. Seorang menantu laki-laki yang mapan tentu adalah dambaan bagi semua mertua. Orangtua yang sudah punya pengalaman berpuluh-puluh tahun membina keluarga tentu tahu betul bahwa persoalan finansial adalah hal yang sangat krusial dalam sebuah rumah tangga. Bukan berarti mereka adalah mertua yang matre, tapi mereka hanya ingin anak perempuannya hidup dengan layak saat dia tak lagi tinggal bersama mereka.

Lelaki yang mapan secara funansial setidaknya sudah memiliki modal penting bagi mencukupi keluarganya di masa sekarang dan masa depan. Mengingat kebutuhan ekonomi saat ini semakin menghimpit, terang saja orangtua semakin khawatir jika kebutuhan putri kesayangannya tak bisa tercukupi dengan layak. Yang mereka inginkan hanya ingin anaknya bisa hidup layak, setidaknya selayak saat mereka masih hidup bersama mereka.

3.       Tak masalah jika saat ini belum mapan

Tapi yang jelas seorang kepala keluarga harus punya penghasilan yang bisa diandalkan tiap bulan. Benar yang dikatakan oleh para pembaca di atas. Seorang kepala keluarga adalah tulang punggung keluarga, dialah yang punya kewajiban untuk menafkahi keluarganya. Orangtua mana yang rela melepaskan putri-putrinya kepada laki-laki yang belum jelas pekerjaan dan penghasilannya. Kalaupun kemapanan bukan syarat mutlak yang diminta oleh orangtua, pekerjaan adalah hal wajib yang tak akan bisa ditawar lagi.

Mereka ingin anak-anaknya setelah menikah nanti bisa hidup mandiri dan mencukupi kebutuhannya sendiri. Orang tua pastinya ingin anak mereka bersanding dengan laki-laki yang bertanggung jawab, yang mau berusaha keras menafkahi anak istrinya nanti. Orangtuamu bukan banyak menuntut, tapi karena mereka berpikir realistis. Mereka hanya ingin hidup anaknya terjamin dan tak ingin melihat anaknya sengsara.

4.       Mengontrak atau tinggal bersama mertua tentu tak nyaman jika dijalani terlalu lama

Rencana memiliki rumah sendiri perlu dimiliki pasanganmu saat ini. Terlebih lagi jika seorang pria yang hendak meminang anak gadisnya adalah pria yang sudah mapan dan memiliki rumah pribadi. Laki-laki yang seperti ini sudah tentu jadi nilai plus bagi orangtua. Kembali lagi, orangtua hanya ingin melepaskan anaknya pada orang yang bisa menjaga putrinya dengan baik. Tak ayal jika orangtua akan sangat percaya dengan laki-laki yang sudah menyediakan rumah bagi anak dan cucunya nanti.

Lagipula, orangtua juga ingin melihat anaknya bebas membangun rumah tangga sendiri tanpa campur tangan dari mereka. Meski mereka sangat bahagia tinggal bersama anak dan menantunya, tentu tinggal bersama dalam satu atao tak akan memberi ruang gerak yng bebasa bagi anak, menantu, dan cucunya. Mereka ingin melihat anaknya hidup mandiri dan bahagia dengan keluarga kecilnya.

5.       Menurut orangtua, memiliki suku yang sama berarti memiliki karakter yang tak jauh berbeda

Kecocokan karakter adalah kunci dari keharmonisan keluarga.
Selain agama, kesamaan suku seringkali menjadi hal yang masih banyak dipermasalahkan oleh orangtua. Memiliki menantu yang memiliki ras dan suku yang sama seolah-olah memberikan rasa kedekatan yang lebih dibandingkan dengan menantu yang berbeda suku.

Di Indonesia sendiri, menikahi seseorang juga bisa berarti menikahi keluarganya. Seseorang yang memiliki suku yang sama akan dianggap memiliki kedekatan dan karakteristik yang sama, sehingga lebh mudah cocok dan dekat. Demi keharmonisan keluarga, orangtua menginginkan anak-anaknya menikah dengan orang yang punya suku yang sama.

Beberapa suku di Indonesia masih banyak yang dengan tegas menginginkan anak cucu mereka menikah dengan orang yang sesuku agar memiliki generasi penerus yang bisa melestarikan budaya dan sukunya. Mungkin bagi kita ini masih terlalu kolot, tapi jika dilihat dari sudut pandang orangtua,mungkin ini adalah salah satu faktor yang bisa membuat pondasi sebuah rumah tangga bisa kuat.

6.       Orangtuamu hanya akan makin menua dan sering sakit-sakitan

Mereka akan lebih bahagia jika kalian bisa tinggal tak begitu berjauhan
Bukan berarti mereka tidak ikhlas untuk ditinggal oleh anaknya, tapi orangtua juga ingin anaknya bisa rutin menjenguk dan merawatnya ketika mereka sudah semakin menua. Mereka juga memikirkan tentang intensitas dan kepraktisan untuk bertemu dengan anak, menantu, dan cucunya.

Jika rumah orangtua dan anaknya tak terlalu jauh, mereka pasti bisa lebih mudah dan sering untuk bisa menengok cucu mereka. Begitu juga saat momen hari raya, orangtua pasti sangat berharap jika anaknya bisa mudik ke rumah bersama-sama dengan menantu dan cucu mereka.

7.       Perut adalah pintu utama menaklukkan hati suami dan keluarga

Mertuamu akan sangat bangga jika dari sekarang kamu tak keberatan masuk ke dapur dan belajar menu-menu sederhana
Jika menantu pria seringkali dituntut untuk bisa mencari nafkah dan memberi penghidupan yang layak bagi anak dan istri, maka seorang istri juga seringkali dituntut untuk bisa terampil di dapur. Orangtua akan lebih merasa senang jika menantu perempuannya bisa memasakkan makanan spesial bagi anak laki-laki dan cucunya kelak. Perempuan yang terampil memasak biasanya akan dipandang sebagai perempuan yang memiliki sikap perhatian dan keibuan.

8.       Bukan cuma soal materi dan kepemilikan

Pasanganmu juga harus punya wawasan luas dan kecerdasan. Selain persoalan materi, orangtua juga akan mempertimbangkan soal pendidikan calon pendamping anak-anaknya. Mereka tentu ingin anaknya memiliki pendamping yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas. Terlebih jika dia adalah seorang lelaki, tentu orangtua ingin anaknya mendapatkan seorang imam keluarga yang pandai, yang bisa menjadi panutan bagi anak-anaknya kelak.

Orangtua juga pasti mendambakan calon istri yang cerdas dan pandai bagi anak laki-lakinya. Meskipun pada akhirnya menantu perempuannya itu hanya menjadi seorang ibu rumah tangga, dia juga harus punya latar pendidikan yang baik agar bisa menjadi ibu yang baik dan bisa membimbing dan memberikan contoh-contoh yang baik bagi cucu mereka nanti.

9.       Karena menikah bukan cuma soal dua kepala, restu orangtua akan mudah turun saat pasanganmu mau terbuka atas latar belakangnya

Latar belakang dan asal-usuk keluarga juga jadi sebuah pertimbangan matang bagi orangtua untuk memberikan restu pada pernikahan anaknya nanti. Keluarga dari calon menantu sebisa mungkin adalah keluarga yang baik dan tidak memiliki reputasi yang buruk. Orangtua tentu tidak ingin anaknya terseret dan terlibat ke dalam konflik keluarga dari pasangannya.

Ya, di Indonesia seseorang yang menikah berarti juga telah menikahi keluarganya. Karena itulah orangtua selalu mewanti-wani anaknya untuk selalu mempertimbangkan bibit, bobot, dan bebet keluarga calon pendampingnya nanti. Orangtua juga tak ingin anaknya nanti terbawa-bawa dalam permasalahan yang seharusnya bukan menjadi urusan anaknya.

10.   Bagi beberapa orangtua, profesi PNS memang menjanjikan

Tapi kalau pun tidak pastikan pacarmu saat ini punya jenjang karir yang mapan. Profesi sebagai PNS adalah profesi yang sangat diidamkan oleh mayoritas orangtua di Indonesia. Kalaupnun anaknya tak bisa bekerja menjadi seorang PNS, satu-satunya harapan mereka adalah mendapat seorang menantu yang berprofesi sebagai PNS. Lebih-lebih jika orantua kita dulunya berprofesi sebagai seorang PNS.
Tapi sebenarnya jika ditilik lagi bukan hanya profesi PNS yang bisa memberikan lampu hijau bagi restu orangtua. Tak masalah dia bekerja sebagai karyawan lepas, pekerja swasta, penggiat dunia kreatif, hingga wirausahawan. Yang penting jenjang karirnya bisa menawarkan kemapanan dalam jangka panjang.
Itulah tadi beberapa syarat-syarat mutlak yang biasa diminta oleh orangtua mengenai calon pendamping hidup anak-anaknya nanti. Janganlah menganggap permintaan mereka sebagai sesuatu yang membebani. Jika permintaan mereka memang baik untuk masa depanmu, kamu patut untuk menurutinya. Namun jika tak sepaham, berilah pemahaman yang baik pada mereka.
Bagaimanapun restu dari mereka adalah hal terpenting bagi rumah tanggamu nanti. Apakah orangtuamu juga punya syarat wajib seperti para pembaca di atas?

Jangan Lepaskan 5 Jenis Cewek Ini Jika Kamu Menjalin Hubungan Dengannya

Cowok pasti punya seabrek kriteria cewek idaman dan yang dianggap sempurna baginya. Ada yang harus berwajah cantik. Ada pula cowok yang menyukai cewek imut-imut nan lucu. Kriteria cewek yang disukai cowok adalah pintar memasak. Kriteria idaman lain adalah yang pandai atau ramah. Setiap cowok memiliki kriteria yang berbeda untuk cewek idamannya.

Behhh, apalagi kalau cowok sudah mendapatkan cewek dengan beberapa kelebihan sekaligus. Misalnya, selain cantik si cewek juga baik hati dan pandai. Atau dia adalah seorang cewek yang feminin, keibuan dan pandai dalam banyak hal. Pastinya buat kamu cowok-cowok semua, tidak akan melepaskan cewek yang begitu. Ibarat mendapatkan sebuah permata langka dan berharga, cowok akan menjaganya sampai titik darah penghabisan. Hehehe

Namun, sebenarnya ada beberapa hal utama yang benar-benar perlu diperhatikan seorang laki-laki ketika menjalin sebuah hubungan dengan cewek. Ada beberapa jenis cewek yang jangan sampai kamu lepaskan. Sebab, dia begitu berharga. Jika kamu telah menjalin relationship dengan beberapa tipe cewek dibawah ini, maka jangan pernah lepaskan atau mengakhiri hubungan kalian. Kalau kamu lepaskan cewek jenis ini, kemungkinan kamu hanya akan terus-terusan menyesali keputusanmu itu. Cewek-cewek yang bagaimana sih itu? Simak ini!

1.    Dia benar-benar mencintai segalanya tentangmu

Memang, mendapatkan seorang perempuan yang cantik adalah semua keinginan cowok. Bagaimana tidak bahagia, memandangi wajahnya yang cantik dan rupawan pastinya sangat menyenangkan. Namun apa artinya kecantikan jika dia tidak mencintai kamu. Pastinya kamu akan mengutamakan seorang cewek yang benar-benar kamu sayangi dan dia juga menyayangimu kan? Seseorang yang mencintai kamu, maka dia akan mengungkapkan cintanya dengan banyak hal yang membuatmu bahagia dan tentram.

Nah, jika kamu saat ini tengah menjalin hubungan dengan seseorang yang sudah sangat mencintaimu, maka jangan lepaskan dia. Apalagi, jika wajahnya yang sederhana saja sudah bisa menentramkan hatimu. Dia patut dipertahankan. Sebab, ada saatnya ketika seorang cewek telah mencintai dengan hati, maka dia akan benar-benar mencintai. Jika sudah begitu, maka lanjutkanlah hubungan kalian ke jenjang yang lebih serius, yakni pernikahan.

2.    Dia tidak berpaling saat keadaanmu buruk

Jika dia tidak berpaling darimu, maka dia patut dipertahankan! Inilah salah satu kriteria cewek yang jika sudah kamu dapatkan, maka jangan pernah relakan dia pergi. Satu lagi, ini adalah salah satu cewek yang dapat terbilang langka dan sangat patut dipertahankan saat ini. Dia adalah cewek yang tidak berpaling saat keadaanmu terpuruk. Misalnya saat ini karirmu sedang menurun atau kamu sedang mengalami sebuah masalah yang besar. Jika kamu menjalin hubungan dengan seorang perempuan yang masih membersamaimu, maka dia tak boleh kamu lepaskan.

Mengapa? Sebab, mencari seorang perempuan seperti ini bagaikan mencari jarum di tumpukkan jerami. Kamu harus mempertahankan jenis cewek ini jika dia tidak berpaling meskipun kehidupanmu semakin memburuk. Cewek jenis ini akan terus membersamaimu dan selalu mendukungmu untuk membangun segalanya mulai dari nol. Bahkan, dia akan ikut berjuang denganmu. Jika kamu mendapatkannya, maka jangan tunggu lagi untuk melanjutkan hubungan kalian ke pernikahan.

3.    Dia tidak pergi saat dia mampu mendapatkan segalanya

Jika dia selalu bersamamu dalam setiap keadaanmu meski dia bisa dapatkan segalanya, maka jangan lepaskan dia! Nah, jika kamu menjalin sebuah relationship dengan seorang cewek yang menerimamu apa adanya maka sudah seharusnya kamu tidak meninggalkannya. Apalagi, jika dia sebenarnya bisa saja mendapatkan seseorang yang lebih darimu. Seolah dia sebenarnya bisa mendapatkan segalanya, namun dia tidak pergi meninggalkanmu. Maka, jangan pernah kau lepaskannya, yang benar adalah kapan kamu akan menjalin sebuah hubungan yang lebih serius lagi.

4.    Dia cukup dewasa dalam berpikir dan menempatkan diri

Dia cukup dewasa dan mampu mengertimu, jangan biarkan dia pergi. Banyak kaum Adam yang mendambakan kedewasaan dari seseorang yang dipilihnya sebagai pasangan. Kedewasaan disini bukan melulu terletak pada umur. Namun kedewasaan cara berpikir dan cara bersikap terlepas dari umur berapapun. Sebab, setiap laki-laki pasti menginginkan pasangannya untuk mengerti dan memahami. Cowok memiliki banyak hal yang juga merasa ingin terus dimengerti dan dipahami.

Biasanya, jika cewek dewasa dalam berpikir, dia akan bisa menempatkan diri dimanapun dia berada. Dia akan melakukan hal apapun sesuai dengan kondisinya. Kalau kamu menjalin hubungan dengan cewek dengan ciri diatas, maka jangan pernah melepaskannya.

5.    Dia seorang perempuan yang cerdas dan bisa diandalkan

Dia cerdas? Jangan lepaskan! Jika kamu tengah menjalin dengan seorang perempuan yang cerdas. Maka seharusnya kamu berpikir seribu kali lagi untuk melepaskannya. Mengapa? Seorang perempuan yang cerdas memiliki kualitas yang jauh diatas perempuan biasa. Cewek yang cerdas merupakan seorang cewek yang memiliki daya penyelesaian masalah yang tinggi, nyambung diajak ngobrol dan berbincang dalam hal apapun. Bukan hanya itu, cewek yang cerdas merupakan salah yang tidak ternilai dan sangat diidamkan setiap cowok bagi masa depannya.

Selain merasa bangga mampu bersanding dengan perempuan cerdas, kamu pastinya juga akan merasa sangat bahagia menjalin hubungan dengan seorang perempuan cerdas. Ingat, bukan hanya seorang yang penurut yang kamu perlukan. Namun, seorang teman hidup. Jadi, jika sudah kau temukan, maka jangan pernah kamu lepaskan.

Itu dia beberapa kriteria cewek yang jika kamu telah menjalin relationship dengannya, kamu akan menyesal jika melepasnya. Hmmm, gimana dengan kamu? Sedang memperjuangkannya, sudah mendapatkannya atau tengah mempertahankannya?

Banyak yang Salah Mengartikan Arti Singkatan Populer di Medsos Ini!

Era emang terus berubah. Yang dulunya tren, sekarang dianggap norak. Yang dulu norak, sekarang dianggap tren. Apalagi dengan perkembangan IPTEK, makin aneh aneh trennya. Seperti beberapa singkatan berikut ini.

Kalau kamu gak cari artinya, pasti dianggap kampungan karena salah mengartikan. Enggak pengen dianggap kampungan, kan?

1.    C M I I W
Artinya bukan Cuma Ikut Ikut Wleee, ya
C M I I W itu kepanjangan dari “Correct Me If I’m Wrong”
Biasa digunakan saat berdiskusi dalam sebuah forum.

2.    L O L
Kalau ada yang bilang LOL ke kamu, bukan berarti dia ngatain kamu TOLOL
Tapi ini artinya “Laughing Out Loud” alias lagi ngakak contoh: wkwkwkwk hahaha LOL

3.    I M H O
Ini juga bukan sodaranya maho
I M H O adalah “In My Humble Opinion” Menurut pendapat saya.

4.    F A Q
Pake Q ya. Bukan pake K
F A Q kependekan dari “Frequently Asked Question”
Pertanyaan yang sering ditanyanyakan. Disetiap penjelasaan sesuatu pasti selalu ada FAQ.

5.    Y O L O
Bukan penyanyi YOLO. Atau juga bukan WAYOLO hahaha
Y O L O “You Only Live Once” kamu Cuma hidup sekali

6.    R O F T L
Kalau mau make ekspresi ngakak abis, pake singkatan ini ya
R O F T L “Rolling on The Floor Laughing”
Ngakak guling-gulingan dilantai

7.    O O T
Ya masih mirip-miriplah sama OON
Singkatan dari OOT “Out Of Topic” keluar dari topik / gak nyambung
Biasa digunakan dalam sebuat diskusi forum contoh: maaf niih gan OOT ane mau tanya bla bla bla

8.    Q O T D
Kalau ada kutipan-kutipan keren, pake singkatan ini
Kutipan hari ini “Quote Of  The Day”

9.    O O T D
Kalau kamu fashionista, biar makin kekinian, pajang singkatan ini di caption foto kamu
Baju / pakaian hari ini “Outfit Of The Day”

10.    S W A G
Bukan Single Woles Anti Galau, ya.
Jenis style ala gangsta “Style With A Little Bit Gangsta”

Banyak banget, kan singkatan-singkatan aneh. Dan masih banyak singkatan lainnya yang kayaknya sih gak perlu juga kamu tau. Karena nggak terlalu penting, dan bisa membuat kamu bentuk baku suatu kata. Make singkatan sih boleh aja, asal gak semua kalimat juga kamu singkat. hahaha

Kalau ada temen kamu yang belum paham dengan arti singkatan-singkatan di atas, buruan share artikel ini ke mereka. Supaya mereka nggak dikatain norak. kwkwkwkwwk

Bagaimana Agar Orang Menyukai Anda dalam 4 Detik?

Dalam hitungan detik dari pertemuan pertama kali, orang lain sudah membuat penilaian tentang kepribadian Anda. Penilaian tersebut dapat mempengaruhi banyak hal.

(images from www.google.com)

Apakah mereka ingin mempekerjakan, kencan, atau hanya menjadi teman Anda. Jadi, Anda harus melakukan apa saja untuk membuat kesan terbaik saat pertama kali bertemu, sebelum semuanya terlambat.

(images from www.google.com)

Untuk membantu Anda menjadi bagian orang yang menyenangkan, ada cara yang bisa Anda pelajari. Cara ini bisa membuat orang suka dengan Anda dalam waktu yang sangat singkat, bahkan hanya dalam beberapa detik saja.

(images from www.google.com)

Cara ini diberikan oleh seorang pembicara dan penulis Nicholas Boothman. Dalam bukunya ia menyoroti strategi yang menjadi kunci, untuk mendekatkan diri dengan pasangan dalam percakapan Anda saat menyapa mereka.

1.    Jadilah orang yang terbuka

(images from www.google.com)

Boothman mengatakan Anda harus membuka diri dan sikap. Dalam hal bahasa tubuh, Boothman mengatakan Anda harus tegak dan jangan membungkuk. Jangan menutup bagian depan tubuh dengan tangan atau lengan. Dan jika Anda mengenakan jaket, buka kancingnya.

2.    Lakukan kontak mata

(images from www.google.com)

Boothman mengatakan Anda harus menjadi orang yang selalu melakukan kontak mata, dan biarkan mata mencerminkan sikap positif Anda. Namun, jangan terlalu banyak melakukan kontak mata, karena bisa lawan bicara bisa merasa terintimidasi dengan apa yang Anda lakukan.

3.    Tersenyum

(images from www.google.com)

Boothman menyarankan menjadi orang yang pertama untuk tersenyum, di mana Anda akan mengirim pesan tulus. Penelitian menunjukkan bahwa tersenyum ketika Anda bertemu seseorang, akan membawa kebahagiaan yang membuat mereka mengingat Anda.

4.    Katakan "Halo."

(images from www.google.com)

Apakah Anda mengatakan "hi," "Hei," atau "halo," atau menggunakan salam yang lain, Anda harus terdengar senang saat melakukannya. Berikutnya adalah memberikan jabat tangan erat, yang umumnya menciptakan kesan yang lebih positif.

Tanda Kalau Kamu Nyaman Banget Sama Pacar Kamu

Bagaimana hubungan agan belakangan? Semoga sehat selalu.
Pastinya kalian mengalami perkembangan dari awal PDKT sampai sekarang dong. Segala sikap dirinya sudah hafal betul di luar kepala. Bahkan mungkin ente bisa tahu berapa centimeter panjang rambutnya; apa parfumnya setiap malam Jum’at; dan tanggal berapa kira-kira dia enggak punya uang.
Tapi sekedar tahu saja belum tentu dapat dianggap sebagai sebuah tanda kenyamanan.
Masih ada tahapan selanjutnya yang perlu disadari untuk betul-betul merasakan kenyamanan bersamanya.

Nah jika ente pada masih ragu rasa nyamanmu bersamanya, coba deh perhatiin 10 tanda ini, siapa tahu membantu ente untuk mencapai puncak kenyamanan bersama kekasihmu.


1.    Malu-malu dan jaim udah enggak relevan.

Ente gak lagi ragu untuk kentut, sendawa, dan ngupil sembarangan di hadapannya. Ente tidak lagi berusaha mati-matian untuk mengesankannya dengan menjaga image begitu ketat.
Percobaan pertama ngupil atau kentut sembarangan di depan pasangan pastinya membuat pipi memerah. Tapi jangan kuatir, setelah terbiasa maka puncak kenyamanan ente akan meningkat.
Kenapa? Jelas karena ente tidak lagi terlalu banyak berpikir untuk bersikap di hadapannya.
Kebebasan ente hampir mencapai taraf absolut. Dan apa sih anugerah terindah selain cinta yang membebaskan?

2.    Bahan obrolan gak pernah habis meski tiap hari ketemu

Hal-hal gak penting justru jadi topik obrolan yang seru. Kebebasan ente itu mempengaruhi kelulasaan membicarakan apa saja dengannya. Pandangan umum berkata bahwa semakin sering dan semakin lama bertemu, maka bahan obrolan akan habis tiada sisa. Sayang sekali, ane kurang setuju. Justru makin banyak berjumpa, ente akan membicarakan segala hal, dari yang kurang penting sampai yang gak penting sama sekali. Keraguan memilih bahan obrolan hanya milik pemula.

3.    Kalian udah kebal dengan perasaan gak enak-an

Ya bilang Ya, Suka bilang Suka, Enggak bilang Enggak. Saking bebasnya, kejujuran ente sudah tidak lagi ada penghalang.
“Sayang, bajuku bagus gak?”
“Bagus, kok, cantik deh”
“Apaan, bohong! Kamu kan enggak suka warna ijo”

Nah lo! Kalau udah di puncak kenyamanan, enggak ada lagi tuh bohong-bohong begitu. Ente akan sesuka hati menyarankan dia untuk ganti kostum, ketika menurut ente itu kurang manis.

4.    Kata “sayang” sudah masuk kategori gombal

Bukti cinta adalah saling mengingatkan ketika kumis mulai gak rapi atau lipstik terlalu tebal. Kata sayang sudah jarang diumbar ke sana ke mari. Puncak kenyamanan membuat diri tak lagi menganggap dia sebagai pacar, melainkan partner yang kompak dan menyenangkan. So, sayang sekali kata sayang sudah gak mempan di antara kalian.

5.    Semakin cuek dirinya, semakin nyaman dengannya

Perhatian bukan soal banyak tanya, tapi rasa percaya. Puncak kenyamanan juga berbanding seimbang dengan puncak ketidakpedulian atau cuek. Eits! Jangan salah sangka dulu. Cuek di sini adalah tidak banyak bertanya setiap saat. Ente saling percaya dan membiarkan masing-masing fokus pada aktivitasnya. Tidak lagi takut bahwa ada orang lain yang bakal merebut hatinya.

6.    Tidak lagi marah-marah kalau lama enggak ketemu

Saking nyamannya, bisa aja ente lupa kalau punya pacar. Maklum, udah sehati. Dampaknya dari cuek itu adalah tiada kerinduan yang dibuat-buat. Pasangan pemula biasanya langsung kangen akut kalau seminggu aja enggak ketemu, bahkan sehari enggak ngabarin aja bisa menyebabkan perang dunia. Nah, ketika ente udah berada di puncak kenyamanan, rindumu akan sangat flamboyan. Kamu semacam menyimpannya enggak terlalu dalam, tapi senyam senyum sendiri ketika malam tiba. Nanti ketika tiba saatnya, obrolan akan menjadi semakin seru dan menarik.

7.    Tapi tetep dong, hal-hal kecil dari dirinya selalu bikin rindu

Eit! Tapi ente tetep rindu hal-hal kecil darinya.  Masakannya yang keasinan atau rambutnya yang selalu rapi disisir. Dan ente bisa menahannya? Kenapa bisa begitu?
Ya karena ente sudah mencapai puncak kenyamanan yang absolut bersama dirinya. Kalau ente belum bisa menahannya, berarti ente belum nyaman-nyaman amat.

8.    Enggak ada lagi kata “terserah”

Kalaupun muncul, cara ente nanggepinya cukup santai dan diselesaikan dengan jalan damai. Awal pacaran, kata Terserah ditanggapi dengan kesabaran tingkat dewa. Berjalan agak lama, kata terserah ditanggapi dengan marah-marah, akhirnya perang dunia. Puncak kenyamanan, kata terserah ditanggapi dengan diam. Sebab kata filsuf : Diam Itu Emas, bukan marah.

9.    Kalau pacaran gak mesti di tempat-tempat mahal nan romantis

Asik juga ternyata pacaran dibioskop seharian cuma pandang-pandangan. Nah ini, puncak kenyamanan bukan soal tempat, tapi soal kalian. Begini kira-kira, Masalahnya bukan di mana ente berada, tapi dengan siapa ente di sana. So, ente gak perlu tempat yang mahal dan sangat nyaman untuk mencapai puncak kenyamanan.

10.    Dan pastinya kamu enggak lagi ragu protes segala kekurangannya

Entah celananya norak atau badannya yang agak kegendutan.
Kekurangannya akan ente protes dengan segera tanpa ragu akan terjadi pertengakaran. Sebabnya? Pasangan yang telah mencapai puncak kenyamanan akan menyampaikannya protesnya dengan canda’an yang masuk akal. 
Kekurangan masing-masing justru menjadi bahan hina-hina’an, bukan lagi sesuatu yang tabu untuk disampaikan. Gimana? Romantis, Bukan?

Nah, apakah ente sudah mencapai puncak kenyamanan dengan pasangan? Jika iya, maka syukurilah. Jika belum, semoga 10 Tanda yang ane sampaikan dapat membantu untuk mulai mendaki jalan setapak menuju ke puncak kenyamanan. #tsaaaah  Jika masih jomblo, semoga ente juga nyaman dengan statusmu yang sekarang. Kalau enggak nyaman, jangan marah-marah ya, rejeki bisa menjauh tak berarah. Ok, semoga bahagia dan sehat selalu buat kita semua!

SEO FRIENDLY, MOBILE FRIENDLY, HIGH SPEED, NO JUNK, NO SPAM, BERMANFAAT, BERGUNA, MANDIRI.

Featured Content